Dalam Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Tinggi Pratama Serta Kepala Puskesmas, Bupati Sampaikan Keberhasilan Bantul Dalam Berinovasi..
diposting di Info Kepegawaian oleh Ainun Sabti Adelisia
Dibaca 6 kali
Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran pejabat yang nanti akan melantik JPT dan KA.Pus, yang bertempat di Pendopo Parasamya
Bantul, Sebanyak 22 PNS di lantik dan diambil sumpah/janji jabatan pada hari Selasa, 01/09/2026. Adapun PNS yang dilantik terdiri dari 7 (tujuh) jabatan tinggi pratama dan 15 kepala UPTD Puskesmas. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Bantul bertempat di Pendopo Parasamya Komplek Kantor Bupati Bantul.
Dalam pelantikan ini, Bupati menyampaikan bahwa rotasi atau mutasi adalah hal yang biasa dan akan terus terjadi dalam birokrasi pemerintahan. Yang terpenting adalah para PNS yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru dan dapat fokus dalam tujuan.
Tujuh JPT yang mengisi jabatan baru tersebut adalah, Gunawan Budi Santoso, S.Sos., MH. Sebagai Kepala Dinas P3APPKB, Yulius Suharta, S.Sos., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Dra. Sri Nuryanti, M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan, Bobot Ariffi’aidin, S.T., M.T. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Singgih Riyadi, S.E., M.M. sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Mujahid Amrudin, S.IP. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., MM. sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dalam sambutanya, Bupati juga menyoroti dan menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada para inovator yang akhir-akhir ini mendapat berbagai penghargaan dan telah menciptakan inovasi di level perangkat daerah, Kapanewon, Puskesmas, Kalurahan dan Masyarakat. Beliau mengajak semua elemen masyarakat untuk membudayakan inovasi dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengelolaan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul.
Beliau juga menyebutkan keberhasilan berinovasi dan telah mendapat penghargaan diantaranya adalah, peringkat ke-2 Kualitas Layanan Kesehatan yang baik Tingat Nasional serta Indeks Keinsinyuran Daerah, yang menggambarkan bahwa Bantul merupakan daerah yang memiliki ekosistem rekayasa teknik yang baik, seperti contoh, Dinas Kelautan sedang melakukan uji coba pembesaran lobster laut di daratan, kemudian uji coba garam dengan sistem tunnel dengan kualitas lebih bagus, kemudian di bidang pertanian juga sudah menerapkan elektifikasi pertanian, digitalisasi pertanian serta di bidang lingkungan hidup, masyarakat Imogiri bersama lembaga BRIN berhasil mengkonversi limbah plastik menjadi setara bahan bakar solar. Ini merupakan potensi yang akan di gunakan untuk membangun Bantul menjadi daerah yang lebih produktif, efisien dan berdaya saing. Bupati berharap kedepan inovasi dan rekayasa teknik ini harus terus di tingkatkan, karena Bantul memiliki SDM yang memadahi dan unggul untuk melakukan rekayasa teknik , pungkas beliau.
