Dalam Acara Pengangkatan PNS dan Pelantikan Jabatan Fungsional, Bupati Bantul Tegaskan Pentingnya Penerapan Budaya Pemerintahan “SATRIYA”
diposting di Info Kepegawaian oleh Ainun Sabti Adelisia
Dibaca 4 kaliBantul, 19/05/2026, Dua agenda dalam satu waktu, yang pertama pengangkatan dan sumpah janji pegawai negeri sipil sebanyak 127 orang, yang terdiri dari CPNS formasi tahun 2025 sebanyak 110 orang, CPNS lulusan IPDN sebanyak 8 orang dan CPNS lulusan PKN STAN sebanyak 8 orang, kemudian yang kedua pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan fungsional yang terdiri dari pengangkatan pertama sebanyak 92 orang untuk mengisi kebutuhan jabatan fungsional dari CPNS formasi tahun 2024 dan sebanyak 5 orang yang berasal dari pengangkatan Jabatan Fungsional melalui perpindahan dari jabatan lain. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Bantul bertempat di Pendopo Parasamya Komplek Kantor Bupati Bantul.
Dalam pelantikan ini Bupati Bantul memberikan sambutan dan arahan kepada PNS terlantik, dengan tegas Bupati menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya di tentukan oleh program dan anggaran saja tetapi sangat dibutuhkan dukungan oleh kualitas SDM, sehingga semua ASN harus terus bekerja dengan semangat kolaborasi. Selain itu Bupati juga menegaskan kepada terlantik, bahwa harus membawa visi misi pemerintah Kabupaten Bantul dengan cara tidak berhenti belajar, karena problem Bangsa dan Negara kita semakin kompleks sehingga diperlukan kapasitas kita yang semakin besar, meliputi pemahaman, keterampilan, kecerdasan dalam mengatasi problem tersebut. ASN Kabupaten Bantul wajib memiliki budaya kerja yang di sebut dengan SATRIYA, merupakan nilai-nilai yang terkandung di dalam filosofi Hamemayu Hayuning Bawana. Tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 72 Tahun 2008, bahwa SATRIYA memiliki dua makna. Pertama, SATRIYA dimaknai sebagai watak ksatria. Watak ksatria adalah sikap memegang teguh ajaran moral: sawiji, greget,golong gilig, sengguh, ora mingkuh (konsentrasi, semangat, percaya diri dengan rendah hati, dan bertanggung jawab). Semangat dimaksud adalah golong gilig yang artinya semangat persatuan kesatuan antara manusia dengan Tuhannya dan sesama manusia. Sifat atau watak inilah yang harus menjiwai seorang aparatur dalam menjalankan tugasnya.Makna kedua, SATRIYA sebagai singkatan dari: Selaras, Akal budi Luhur-jatidiri, Teladan-keteladanan, Rela Melayani, Inovatif, Yakin dan percaya diri, dan Ahli-Profesional.
Bupati berpesan, pelantikan ini adalah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin dan tanggung jawab. Sebagai aparatur Negara. Bupati berharap agar ASN mampu menjaga profesionalisme, etika birokrasi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati Bantul juga mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang pada hari ini resmi di angkat menjadi Pegawai Negeri Sipil maupun di lantik dalam jabatan fungsional.
